Archive for Juli, 2013

Jalan Tol Trans Sumatera Mulai Dibangun Tahun Ini

Jalan Tol Trans Sumatera Mulai Dibangun Tahun Ini

(sumber: Bayu Marhaenjati/ Beritasatu.com)

Jakarta — Pemerintah menyatakan akan segera memulai pengerjaan jalan tol Trans Sumatera pada tahun ini, yang akan dimulai dengan pengerjaan sebanyak empat ruas dari 23 ruas tol Trans Sumatera dengan investasi sebesar Rp 32,5 triliun.

Jalan tol tersebut akan dibangun oleh PT Hutama Karya (Persero) yang akan dimulai dengan pembangunan ruas tol Medan-Binjai pada September mendatang.

Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Radjasa menuturkan, pemerintah akan melakukan percepatan pada pembangunan ruas jalan tol trans Sumatera dengan memberikan penugasan pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dalam hal ini PT HUtama Karya.

Rencanananya, menurut Hatta, dari 23 ruas jalan tol Trans Sumatera yang ada, PT Hutama Karya akan mulai membangun empat ruas tol terlebih dahulu.

“Kami ingin melakukan suatu percepatan oleh sebab itu pembangunan ruas jalan tol ini sudah ditetapkan melalui penugasan kepada BUMN kita dan ditetapkan melalui peraturan Presiden,” ujar Hatta di Jakarta, Kamis (11/7)

Menurut Hatta, jalan tol yang terbentang sepanjang 2.700 km dari Aceh hingga Lampung tersebut akan mulai dibangun pada September 2013 dan diharapkan dapat rampung pada tahun 2020 mendatang.

Ruas jalan tol tersebut, menurut dia, masuk dalam masterplan ASEAN Connectivity, dimana ruas jalan tol Trans Sumatera diharapkan dapat memiliki kualitas standar internasional.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto menuturkan, pihaknya saat ini, telah melakukan studi kelayakan pembangunan jalan tol Trans Sumatra. Dari studi kelayakan tersebut, menurut dia, seluruh ruas jalan tol trans Sumatera tersebut layak secara ekonomi, tetapi tidak layak secara finansial.

“Semua studi kelayakan meliputi prastudi telah kita lakukan, sehingga kita telah mengetahui setiap ruas kelayakannya dan semua layak secara ekonomi, tetapi tidak layak secara finansial karena itu kita memberikan penugasan pada BUMN yang sahamnya 100% dimiliki oleh pemerintah,” terang dia.

Adapun untuk tahap pertama, menurut dia, Hutama Karya akan mulai membangun sebanyak empat ruas jalan tol, yakni : Medan – Binjai, Pekanbaru – Dumai, Indralaya – Palembang dan Bakauheni – Terbanggi. Saat ini, menurut dia, pengadaan lahan untuk pembangunan jalan tol tersebut memang masih dalam proses. Namun, menurut dia, PT Hutama Karya selaku BUMN yang diberi penugasan harus dapat segera menyelesaikan pengadaan tanah tersebut.

Investasi untuk pembangunan empat ruas jalan tol tersebut sendiri mencapai Rp 31,5 triliun dengan rincian investasi, yakni ruas Medan – Binjai Rp 2 triliun, Pekanbaru – Dumai Rp 14,7 triliun, Indralaya – Palembang lebih dari Rp 1 triliun serta Bakauheni – Terbanggi Besar Rp 13,8 triliun.

Penulis: NTI/FMB

Sumber:Investor Daily

Iklan

Leave a comment »

Penyeberangan Barang Meningkat 28%

KALIANDA (Lampost.Co): Memasuki Ramadan 1434 H, arus penyeberangan kendaraan barang di Pelabuhan Merak dan Bakauheni meningkat 28% dibanding hari sebelumnya.
Arus penyeberangan kendaraan barang akan terus meningkat sampai larangan untuk penyeberangan barang diberlakukan mulai H-4 hingga H+1 Lebaran. General Manager (GM) PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni Yanus Lentanga mengungkapkan antrean truk di Pelabuhan Merak menuju Bakauheni menumpuk sejak dua hari lalu.
Ratusan truk yang akan menyebrang ke Sumatera memadati seluruh areal Dermaga di Pelabuhan Merak, Banten.

Hal itu karena adanya peningkatan jumlah kendaraan pribadi dan truk mencapai 22%—28% dibanding hari-hari sebelumnya. “Selain jumlah kendaraan pribadi dan truk yang meningkat, stagnasi truk di Pelabuhan Merak karena kami mengutamakan pelayanan terhadap mobil pribadi dan truk sembako. Setelah itu, baru menyusul truk pengangkut barang lainnya,” kata Yanus, Senin (8-7).

Menurutnya, sejak sepekan sebelum bulan puasa, jumlah truk yang menyeberang di Pelabuhan Merak dan Bakauheni terus meningkat. Sebabnya, permintaan barang kebutuhan pada bulan puasa cukup tinggi. Selain itu, pemberlakuan larangan menyeberang bagi truk nonsembako pada H-4 membuat pengiriman barang nonsembako diperbanyak. “Kami terus berupaya semaksimal mungkin untuk melancarkan pasokan barang-barang menuju Pulau Sumatera dan Jawa, sehingga tidak ada harga kebutuhan pokok yang melambung tinggi karena tersendat sarana transportasinya,” ujarnya.

Di sisi lain, berakhirnya masa libur sekolah juga menjadi perhatian pengelola pelabuhan. “Setidaknya, 25 kapal kami operasikan untuk mengatasi kepadatan di Pelabuhan Merak, selain mengupayakan percepatan waktu sandar kapal dan bongkar muat di dermaga,” kata Yanus.

Pascaperbaikkan sementara oleh anggota Polres Way Kanan, Jembatan Way Umpu telah dilalui tronton bermuatan berat. Pemantauan Lampung Post di Jembatan Way Umpu, Kampung Negeribaru, Kecamatan Blambangan Umpu, Senin (8-7), pukul 11.00, lalu lintas jalan raya normal. Mobil-mobil bermuatan besar bebas berlalu-lalang, padahal kondisi jembatan sangat rapuh.

Sejumlah baut di tiang penopang bagian tengah jembatan lepas. Akibatnya, saat ada kendaraan melintas, jembatan bergoyang, apalagi jika yang melintas mobil bermuatan berat. Kondisi jembatan belum benar-benar baik. Pasalnya, pihak berwajib memperbaiki dengan menutup bagian yang rusak menggunakan pelat besi.

Hal diperparah dengan kondisi jalan di sepanjang jalur lintas tengah (Jalinteng), tepatnya di sepanjang jalan menuju Baradatu.
Perbaikan belum dilaksanakan merata oleh instansi berwenang. Perbaikan hanya sebatas melubangi jalan rusak, tetapi perbaikannya belum dilaksanakan. (KRI/CK5/L-2)

Leave a comment »

INFO JALAN LINTAS MEDAN – PEKANBARU TANGGAL 3 – 6 JULI 2013

Buat Sahabat semua,

Sekedar berbagi info tentang kondisi jalan lintas Medan – Pekanbaru, mudah-mudahan
berguna untuk mudik nanti…

Medan – Pekanbaru : 3 Juli 2013
Pekanbaru – Medan : 6 Juli 2013
Kendaraan : Toyota Corona GL 1984 – 1500 cc

Potensi macet :
1. Jembatan Tanjung Morawa (depan kantor PTPN III, Kayu Besar), penyempitan jalan akibat pembangunan jembatan untuk pengganti jembatan lama. Jembatan yang berfungsi 1
unit ditambah 1 jembatan darurat. Diberlakukan sistem buka-tutup untuk arus dari dan keluar Medan, terutama pada jam sibuk.

2. Simpang Pamina – Perbaungan, adanya perbaikan jembatan (kecil). Kemacetan sering diakibatkan ulah pengemudi yang gak mau antri dan main serobot.

3. Betonisasi jalan di Kandis – Riau, diberlakukan sistem buka-tutup, antrian bisa teratur dan tidak ada saling serobot.

Kondisi jalan secara umum sudah bagus, sedang dalam perbaikan di beberapa titik antara Kandis – Minas. Diperkirakan bisa selesai menjelang mudik Lebaran.

Perlu hati-hati pada saat memasuki Simpang Bangko – Duri, terutama bagi kendaraan kecil, karena jalan sepanjang ± 200 meter membentuk parit sesuai alur ban truk.

Semoga bermanfaat

Rudy Kusdyanto
Medan, Lk, 43th

Leave a comment »

Pasca-Kerusuhan Musi Rawas, Ratusan Penumpang Bus Telantar

Metrotvnews.com, Musi Rawas: Ratusan penumpang tujuan Bengkulu-Bukit Tinggi-Pekanbaru dan sebaliknya terlantar setelah supir bus menunda keberangkatan akibat kerusuhan di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan.

Pengelola bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di Bengkulu terpaksa memarkirkan bus mereka di pool untuk menghindari kemungkinan terburuk pasca-kerusuhan Musi Rawas. Apalagi, kata pengelola bus, lokasi terjadinya bentrokan belum kondusif.

Sejumlah titik di jalan lintas tengah Sumatra seperti Muara Rupit, Musi Rawas, Sumsel, masih diblokade massa. Padahal, jalur ini menjadi akses utama bus tujuan Bengkulu-Bukit Tinggi-Pekanbaru.

Bila kondisi belum stabil hingga hari ini, rencananya pihak pengelola angkutan bus akan memberangkatkan penumpang melewati jalur pesisir selatan meskipun dengan konsekuensi jarak tempuh lebih jauh.

Leave a comment »