600 Ribuan Pemudik bakal Tidak Terangkut

Senin, 31 Agustus 2009
BERITA UTAMA
600 Ribuan Pemudik bakal Tidak Terangkut

BANDAR LAMPUNG (Lampost): Lebih dari 600 ribu pemudik terancam tidak bisa dilayani oleh kapal di Pelabuhan Penyeberangan Merak–Bakauheni pada arus mudik Lebaran 2009.
Berdasarkan data yang disampaikan Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, kapasitas 33 kapal ro-ro dan tujuh kapal cepat di Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Bakauheni untuk angkutan Lebaran tahun 2009 hanya mampu mengangkut 1,17 juta penumpang.
Sementara, arus mudik Lebaran dengan perkiraan lonjakan 10% dibanding tahun 2008, mencapai 1,813 juta penumpang. Karena itu, diperkirakan lebih dari 600 ribuan penumpang arus mudik terancam tak terangkut.
Meskipun demikian, pihak PT Indonesia Ferry (IF) Cabang Merak mengatakan siap menghadapi lonjakan penumpang dan kendaraan arus mudik tahun 2009.
Manajer Operasional PT IF Cabang Merak, Endin Juhaendi, Sabtu (29-8), mengatakan saat ini PT IF Merak memiliki lima dermaga yang siap mendukung kelancaran arus mudik. “Bila nanti lonjakan penumpang lebih dari 10% seperti yang diprediksi, kami akan mengoperasikan kapal di dermaga lima,” kata Endin.
Menurut Endin, dermaga I, II, III, dan IV di Pelabuhan Merak masing-masing dapat memberangkatkan enam kapal per hari. Bila dibutuhkan, menurut dia, dermaga V yang baru selesai dibangun dapat dioperasikan dengan dua kapal per hari. Untuk melayani tiket penumpang, dioperasikan sembilan loket penumpang dan delapan loket kendaraan.
Endin juga optimistis tidak akan terjadi penumpukan kendaraan karena kapasitas parkir di pelabuhan cukup luas. Selain itu, menurut dia, dengan pelarangan penyeberangan bagi truk besar sejak H-4 nanti, tempat bagi kendaraan pemudik bisa makin luas.
Sementara Manajer Operasional PT IF Cabang Bakauheni Zailis Anas mengatakan akan menerapkan percepatan keberangkatan kapal untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan kendaraan.
“Pada jadwal biasa kami menetapkan waktu bongkar kapal 15 menit dan waktu muat 15 menit. Bila nanti kondisinya sangat padat, kapal langsung diizinkan berlayar saat terisi penuh. Jadi tidak harus menunggu 15 menit,” kata Zailis. Selain itu, menurut dia, trip keberangkatan akan ditambah dari kondisi normal 80 trip menjadi 96 trip.
Tidak Ada Calo
Sementara itu, sejumlah masyarakat masih mengkhawatirkan banyaknya calo di Terminal Induk Rajabasa. Karena itu, banyak juga masyarakat yang memilih turun atau naik bus di luar terminal.
Tetapi, Kapospol Terminal Rajabasa Aiptu Juju Surya Atmaja menjamin tidak ada calo di terminal tersebut. “Saya jamin tidak akan ada calo yang menarik-narik penumpang begitu penumpang turun dari kendaraan. Kalau di luar terminal, kami tidak bertanggung jawab,” kata Juju.
Untuk mengantipasi tindak kejahatan dan kenyamanan para pemudik pada arus balik dan arus mudik, Kepolisian Daerah (Polda) Lampung mengerahkan 6.000 personel.
Kapolda Lampung Brigjen Polisi Ferial Manaf mengatakan seluruh personel itu masuk dalam satuan tugas Operasi Ketupat Krakatau 2009. Menurut Ferial, operasi yang dilaksanakan pada 14–18 September 2009 itu lebih mengedepankan fungsi pencegahan.
“Ini semua untuk pengamanan Idulfitri mulai dari arus balik Lebaran, malam takbir, salat id, dan lain-lain. Karena itu, semua petugas harus siap di tempat,” kata Ferial.
Kapolda mengungkapkan pihaknya juga menjalin kerja sama dengan instansi lain seperti kesiapan sembako, kesiapan sarana prasarana jalan, dan kesiapan medis.
Selain itu, jajaran kepolisian juga meningkatkan keamanan lingkungan masyarakat. “Ini kami lakukan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya terorisme,” ujar dia.
Sementara, hingga kemarin, arus mudik di Terminal Rajabasa masih normal. “Puncak arus mudik di sini mungkin pada H-3 Lebaran,” ujar Ibrahim Yahya, seorang petugas Dinas Perhubungan Kota Bandar Lampung.
n MG3/MG10/R-2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: