Wah! Ada Kapal Penyeberangan Baru di Danau Toba

Jumat, 31 Juli 2009 | 20:36 WIB
Laporan wartawan KOMPAS Khaerudin

MEDAN, KOMPAS.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berencana mengoperasikan kapal motor penyeberangan di Danau Toba. Kapal motor penyeberangan baru yang tengah digagas Pemerintah Provinsi Sumatera Utara nantinya akan melayani rute Tigaras-Simanindo atau Muara-Nainggolan. Selama ini, kapal motor penyeberangan di Danau Toba dioperasionalkan pengusaha swasta untuk rute Ajibata-Tomok.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumut Naruddin Dalimunthe, pengoperasian kapal motor penyeberangan (KMP) di Danau Toba oleh pemerintah daerah merupakan program prioritas pengembangan sektor perhubungan tahun 2009. “Operasional kapal ini akan menggunakan dana APBD Sumut, dan untuk tahun 2009 telah ditampung sebanyak Rp 1 miliar,” katanya.

Naruddin mengatakan, saat ini kapal tengah menjalani docking di Balige, Toba Samosir. Nantinya, KMP yang melayani rute baru di Danau Toba ini akan dinamai KMP Sumut I. “Untuk sementara KMP Sumut I baru akan melayani rute Tigaras-Simanindo karena belum ada dermaga di Nainggolan,” ujar Naruddin.

DPRD Sumut menganggap pengembangan sektor perhubungan terutama transportasi danau oleh Pemprov Sumut ini masih belum layak, jika yang dikejar adalah pendapatan asli daerah (PAD). Menurut Anggota Komisi C DPRD Sumut dari Fraksi PKS Hidayatullah, rencana pengembangan transportasi danau yang dioperasionalkan Pemprov Sumut untuk peningkatan PAD belum sekali pun dibahas di DPRD.

“Saya curiga ini proyek akal-akalan, karena sampai sekarang studi kelayakannya pun belum pernah kami terima. Apalagi kalau bicara proyek ini untuk kepentingan peningkatan APBD,” ujar Hidayatullah.

Dia mengatakan, dengan nilai investasi miliaran rupiah untuk mengoperasionalkan KMP Sumut I ini belum tentu menghasilkan PAD yang memadai. “Belum lagi kalau melihat rute yang akan dikembangkan. Apakah ini sudah tentu mendatangkan keuntungan, terlebih jika melihat rute kapal motor penyeberangan di Danau Toba yang selama ini dioperasionalkan pihak swasta, jauh lebih dikenal masyarakat,” katanya.

Menurut Naruddin, selain proyek KMP Sumut I di Danau Toba, Dinas Perhubungan Sumut juga memiliki beberapa program prioritas pengembangan seperti pembangunan transfer poin atau terminal untuk seluruh moda transportasi menuju Bandara Kuala Namu.

Pengembangan terminal ini bertujuan mengintegrasikan moda transportasi udara dengan angkutan jalan. Program ini juga telah mendapat kucuran dana Rp 1 miliar dalam APBD Sumut 2009.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: