Archive for Januari, 2009

Tour of Singkarak 2009

Tour of Singkarak 2009
Dwiki Dharmawan Gelar Konser The Soul of Minangkabau

Rabu, 21 Januari 2009 ( Suara Karya )

Pemimpin kelompok musik jazz Krakatau, Dwiki Dharmawan, pantas berbangga. Dalam rangka menyemarakkan pelaksanaan Tour of Singkarak 2009 yang akan digelar 30 April hingga 3 Mei mendatang, Dwiki dipercaya menjadi “motor” hiburan yang harus menghidupkan ajang balapan sepeda itu. Karena itu, Dwiki akan menggelar konser The Soul of Minangkabau di
Sumatera Barat.

“Konser itu akan kami gelar sebanyak dua kali, yakni pada tanggal 29 April, sehari menjelang pembukaan Tour of Singkarak di Stadion Imam Bonjol, Padang, dan pada hari penutupan, tanggal 3 Mei, di sekitar Danau Singkarak,” ujar Dwiki Dharmawan kepada Suara Karya seusai jumpa pers Tour of Singkarak yang dipimpin Dirjen Pemasaran Depbudpar Sapta Nirwandar di Gedung Sapta Pesona, Depbudpar, Jakarta, Senin lalu.

Untuk menyukseskan konser itu, Dwiki akan memboyong banyak artis Ibu Kota. Bintang cantik Luna Maya, misalnya, akan dilibatkan menjadi MC. Kemudian diva pop Krisdayanti dipastikan ikut ambil bagian. Begitu juga penyanyi jazz Andien, penyanyi rock Ita Purnamasari, serta pedangdut Iis Dahlia dan Kristina. Kelompok band Ungu yang disukai banyak warga Sumatera Barat tentu saja tak dilupakan.

Iis Dahlia dan Kristina di arena konser Minangkabau nantinya tidak akan menyanyikan lagu dangdut, tetapi menurut Dwiki, mereka akan memperlihatkan kemampuannya yang lain dalam menyanyikan lagu-lagu Melayu. Kebetulan sekali, dalam acara itu akan hadir banyak wisatawan asal Malaysia yang menyukai vokal Iis Dahlia dan Kristina.

Potensi artis lokal Sumatera Barat (Sumbar) juga akan dimanfaatan Dwiki. Kini sudah 100 artis Sumbar yang dipasatikan ikut dan akan memamerkan kemampuannya menari, menyanyikan lagu-lagu etnis Minang, dan beragam pertunjukan lain. Sebagian besar mereka itu merupakan mahasiswa dan alumni Sekolah Tinggi Seni Padang Panjang.

“Kemampuan para artis lokal itu nanti akan dikolaborasikan oleh Dwiki sehingga menghasilkan beragam pertunjukan rakyat Sumbar yang benar-benar baru dan menarik,” ujar Wakil Gubernur Sumbar Marlis Rahman seusai memberikan keterangan pers tentang Tour of Singkarak.

Marlis juga menginformasikan, berkaitan dengan pelaksanaan Tour of Singkarak itu, Pemprov Sumbar tidak saja menggelar konser yang dipimpin Dwiki, tetapi juga pesta rakyat dan sepeda santai yang menampilkan ribuan sepeda kuno. Dalam pesta rakyat akan ditonjolkan beragam bentuk pertunjukan khas Minangkabau, kuliner khas Minangkabau, dan potensi kepariwisataan Minangkabau, khususnya pesona alam Danau Singkarak. Para peserta Tour of Singkarak juga akan dijamu dengan hidangan spesial. Selain makanan khas juga diperkenalkan teh talua, jus pinang, atau teh
kayu aro dan jus markisa.

Dirjen Pemasaran Depbudpar yang telah dianugerahi gelar Sari Marajo oleh ninik mamak di Solok, DR Sapta Nirwandar, memuji gaya Pemprov Sumbar yang ingin menjual potensi wisata Danau Singkarak melalui ajang balap sepeda Tour of Singkarak.

Sapta menilai Danau Singkarak memang menarik sekali. Dengan dipopulerkannya potensi danau itu melalui ajang balapan sepeda Tour of Singkarak, pada saatnya nanti daerah wisata Danau Singkarak akan menjadi perhatian wisatawan dunia.

Tour of Singkarak yang mengambil rute mengelilingi kota-kota wisata dan sejumlah danau di Sumbar, memang baru pertama kali digelar April nanti. Tapi, menurut Ketua PB ISSI Sofyan Rujian, dengan diikuti 15 tim dan semua pembalap papan atas dari kawasan Asia, Tour of Singkarak langsung diakui menjadi salah satu ajang balap sepeda bergengsi di Asia.

“Saya yakin, Tour of Singkarak, jika rutin diselenggarakan setiap tahun, peringkatnya akan lebih baik dibanding Tour of Java dan Tour of Langkawi, Malaysia. Buktinya, meski baru pertama kali dilaksanakan, sejumlah pembalap sepeda dari kawasan Eropa akan ikut. Itu artinya, Tour of Singkarak sudah mendapat pengakuan dari pembalap sepeda tingkat dunia,” tutur Jamaludin Mahmood, Chief Commissaire Tour D’Indonesia.
(Ami Herman)

Leave a comment »

Gerhana Matahari Cincin 26 Januari 2009

Gerhana Matahari Cincin 26 Januari 2009
(dikutip dari website “International Year of Astronomy 2009)

Written by Administrator
Saturday, 27 December 2008
Indonesia akan dilewati oleh perisitiwa Gerhana Matahari Cincin tanggal 26 Januari 2009, dan peristiwa ini merupakan event pembuka perayaan Tahun Astronomi Internasional 2009 di Indonesia.

Peristiwa ini disebut Gerhana Matahari Cincin (GMC) karena piringan Matahari tidak akan sepenuhnya tertutup oleh bayang-bayang Bulan, sehingga pada wilayah yang dilewati GMC, Matahari akan tampak seperti cincin. Pada momen GMC 26 Januari 2009 ini, bayang-bayang utama (umbra) Bulan yang jatuh di permukaan Bumi hanya selebar 280 km, sehingga tidak seluruh tempat berkesempatan untuk menyaksikan fase cincin. Momen puncak gerhana sendiri hanya berlangsung kurang dari 8 menit.

Jejak perlintasan bayang-bayang Bulan di permukaan Bumi ditunjukkan pada gambar di bawah ini.

gerhana-11

Pada gambar di bawah ini, kedua garis biru masing-masing menandai batas paling utara (“atas”) dan paling selatan (“bawah”) untuk dapat menyaksikan fase cincin GMC. Garis merah adalah jejak greatest eclipse, yaitu momen yang berlangsung ketika jarak sumbu bayang-bayang Bulan dengan pusat Bumi mencapai maksimum.

gerhana-2

Di Tanjung Karang (Lampung), fase cincin dimulai pukul 16.38 WIB, puncak gerhana 16.41 WIB, dan fase cincin berakhir pada pukul 16.44 WIB.

gerhana-3

Di Samarinda (Kaltim), fase cincin dimulai pukul 17.48 WITA, puncak gerhana 17.49 WITA, dan fase cincin berakhir pada pukul 17.50 WITA.

gerhana-4

Sebagian kecil daratan di Sulawesi juga dilintasi bayang-bayang Bulan. Di Manado, awal gerhana (kontak I) dimulai pukul 16.42 WITA, momen puncak gerhana 17.49 WITA, dan akhir gerhana (kontak 4) pada pukul 18.50 WITA.

Sumber Gambar: Situs NASA Goddard Space Flight Center & Fred Espernak, Situs Hermit Eclipse

Beberapa tim ekspedisi saat ini sedang bersiap untuk mengamati dan mengabadikan perisitiwa ini, terdiri dari tim dari Observatorium Bosscha – ITB, Unawe Indonesia, Planetarium Jakarta dan Himpunan Astronomi Amatir Jakarta, LAPAN, dan Himpunan Mahasiswa Astronomi (Himastron) ITB. Mereka akan melakukan pengamatan dan penyuluhan pengamatan gerhana bagi guru dan siswa-siswa di Anyer, Banten, dan Lampung.
Last Updated ( Tuesday, 30 December 2008 )

[ Back ]
Latest News
o Dawn of IYA2009 di Jakarta
o Dawn of IYA2009 di Bandung
o Indonesia Menyambut IYA2009
o Alam Semesta untuk Kita Kenali Sepanjang Tahun Astronomi Internasional 2009
o Gerhana Matahari Cincin 26 Januari 2009
Popular
o Laporan dari CAP 2007
o UNAWE – Indonesia
o 2nd IOAA Turut Menyambut IYA2009
o PBB Mendeklarasikan Tahun 2009 sebagai Tahun Astronomi International
o Kunjungan Prof. Norio Kaifu ke Indonesia

http://bosscha.itb.ac.id/iya2009, Powered by Joomla! theme by SiteGround

Leave a comment »

Sketsa JALINSUM edisi akhir tahun 2008

Assalamualaikum,wr,wb.

Salam sejahtera buat kita semua,

Dikarenakan kesibukan saya pada akhir tahun lalu maka blog saya ini jarang saya lihat dan menambahkan info-info terbaru, padahal pada tanggal 23 Oktober sampai 10 Nopember 2008 saya beserta keluarga ada menjalani perjalanan yang cukup panjang yaitu menghadiri anak sulung saya yang di wisuda di ITB Bandung. Kami sekelurga melewati jalan lintas timur sampai ke Tulang Bawang dan terus berbelok ke kiri menuju Seputih Banyak – Way Jepara dan langsung tembus ke jalan penurunan pelabuhan Bakauheni dan dilanjut menuju Jakarta dan Bandung. Pulangnya kami mencoba jalan Lintas Barat yang belum pernah saya coba yaitu setelah Kota Bandar Lampung langsung belok kiri menuju Pring Sewu, Kota Agung, Wonosobo, Krui, Manna dan menginap di Bengkulu kota kelahiran saya. Selanjutnya kami menuju ke Lais, Muko-muko, Tapan lalu belok kanan menuju kota Sungai Penuh Kerinci. Setelah menginap semalam lalu dilanjut perjalanan menuju Bangko, Sarolangun dan Lubuk Linggau serta menginap istirahat semalam. Besok paginya menuju Muara Beliti dan belok kiri menuju Muara Kelingi, Muara Lakitan, Sekayu, Betung dan langsung masuk kembali ke kota Palembang. Sebahagian besar jalan yang dilalui dalam kondisi baik, hanya ada beberapa tempat yang rusak, longsor dan dalam perbaikan. Ini semua sudah tercatat dan sudah saya inputkan pada Sketsa Jalan Lintas Sumatera (JALINSUM) edisi akhir tahun 2008. Bagi yang membutuhkan silahkan hubungi saya.

Wassalam,

Mulyadi

Comments (18) »

”Mak Itam” Layani Padang-Padangpanjang-Sawahlunto

”Mak Itam” Layani Padang-Padangpanjang-Sawahlunto 
Rabu, 14 Januari 2009 kereta-api-diesel-sawahlunto1
Sawahlunto, Padek–Lokomotif diesel BB 20415, kereta api wisata Padang-Padangpanjang-Sawahlunto tiba dengan selamat di Kota Sawahlunto, di Stasiun Kereta Api Kampung Teleng Sawahlunto, Senin (12/1) malam sekitar pukul 19.30 WIB.  Kedatangan ”Mak Itam” yang dikawal segenap jajaran teknisi PT KAI Sumbar itu,
merupakan uji kelayakan jalan kereta api dalam upaya menunjang perjalanan wisata dari Padang-Padangpanjang sampai ke Sawahlunto.  “Perjalanan ”Mak Itam” tidak terdapat hambatan yang berarti dalam uji kelayakan perjalanan wisata Padang-Padangpanjang sampai ke Sawahlunto,” ujar Humas PT KAI Sumbar, Syafrial Romeo, kemarin.

Kedatangan “Mak Itam”  di Sawahlunto tidak saja mengejutkan warga malahan Wali Kota Sawahlunto Amran Nur didampingi Kadinas Pariwisata Tun Huseno, pun turut menyambangi “Mak Itam”. “Kondisi jalan kereta api sudah aman, Pak,” ujar Romeo sapaan akrab Humas PT.KAI Sumbar ini melaporkan pada Wali Kota Amran Nur.

Malahan untuk meyakinkan wisatawan perjalanan wisata dengan kereta api dalam kondisi aman, katanya, Direktur Pengembangan Usaha (Dirbangus) PT KAI Julison Arifin beserta Kepala Divisi Regional II Sumbar, Hussen Nuroni beserta wartawan akan melakukan perjalanan wisata dari Padang hingga ke Sawahlunto, Kamis (15/1).

“Mendukung perjalanan wisata dengan kereta api loko diesel BB, 20415 dari Padang hingga ke Sawahlunto PT KAI Sumbar membantu penambahan 3 buah gerbong Ex Minangkabau,” tukasnya. Wali Kota Sawahlunto, Amran Nur, mendengar informasi menggembirakan itu, pun menjawabnya dengan senyuman. 

“Syukurllah,” jawab Amran Nur seraya mengatakan semoga dengan besarnya perhatian jajaran PT KAI pariwisata Sumbar akan bertambah maju ke-depannya. Dikemukakan, Amran Nur, khusus untuk lokomotif uap E.1060 hanya diperuntukan bagi perjalanan wisatawan dari Sawahlunto menuju ke Muaro Kelaban.

Loko Diesel BB20416 akan diujicobakan dari Padang hingga Sawahlunto.

Dimana dalam perjalanan yang menempuh jarak sekitar 5 km tersebut wisatawan akan dapat menikmati Lobang Kalam sepanjang 800 meter.

Sembilan Set KA

Kepala Divisi Regional PT KAI Husein Nurrony MsTr, secara terpisah, mengatakan tahun ini PT KAI akan mendapat bantuan sebanyak sembilan set KA baru dari pemerintah pusat.  “Ini bakal menambah minat pengunjung, apalagi sarana infrastruktur terhadap daerah wisata tujuan baru dapat segera di buka,” sebut Husein.

“Sekarang kita sudah buat jadwal keberangkatan baru, mulai minggu mendatang angkutan kereta api ke Padangpariaman akan terjadi dua shift dalam sehari, dengan hitungan bisa mengangkut berkisar 1.200 penumpang menggunakan 16 gerbong.” terang Husein. Upaya lain yang dilakukan guna membenahi sarana agar semakin lebih baik, seperti pembenahan terhadap rel, pembangunan pagar di sekitar lokasi keramaian, pembenahan bantalan rel yang sebagian besar sudah tidak layak pakai, sehingga kondisinya kokoh dan maksimal.

Kekurangan jumlah gerbong pengangkut penumpang, Pemerintah Pusat akan menyerahkan bantuan KA sebanyak sembilan unit terdiri dari kereta Regional dan kereta Wisata yang akan diserahkan Departemen Perhubungan. “Kita tinggal menunggu, masyarakat akan terbantu dengan fasilitas itu,” kata Husein.

Pada 15 Januari, dilakukan uji coba kereta jenis Loko Diesel BB20416 dengan membawa 3 kereta dimulai dari Padang hingga Sawahlunto. Itu merupakan pengujian terhadap seluruh kondisi rel yang dibenahi beberapa bulan terakhir ini . “Jika sudah selesai masyarakat akan bisa memanfaatkan angkutan ini,” papar Husein. (hy/mg19)

Comments (3) »