Jalinsum Belum Tuntas

 
Rabu, 24 September 2008

ImageBandarlampung, Singgalang
Perbaikan jalan lintas Sumatra (Jalinsum) wilayah Lampung, terutama lintas tengah dan timur, tampak belum selesai hingga H-8 (delapan hari sebelum Lebaran). Hal itu sangat berpotensi menimbulkan kemacetan panjang di Jalinsum saat angkutan mudik berlangsung. Berdasarkan pantauan di sejumlah titik Jalinsum wilayah Lampung, Rabu, perbaikan jalan, terutama pengaspalan dan penambalan lobang-lobang jalan, tampak dipercepat menjelang masa angkutan mudik, dan pekerjaan itu menyebabkan arus lalu lintas menjadi macet. Perbaikan jalan itu, seperti di wilayah Tarahan dan Kalianda Lampung Selatan, bahkan menyebabkan penyempitan tubuh jalan atau penggunaan sistem buka dan tutup.

Setiap kendaraan yang hendak melintas ke Bakauheni harus berhenti dulu di saat kendaraan ke arah Bandarlampung melintas di jalan yang sedang diperbaiki itu.

Hal itu menyebabkan kemacetan panjang, terlebih volume truk barang meningkat menjelang H-4. Semua truk barang, kecuali pengangkut sembako, akan “diistirahatkan” mulai H-4 hingga H+4, dan kapal feri saat itu akan diprioritaskan mengangkut para pemudik dan kendaraannya.

Antara juga melaporkan, selain perbaikan jalan, perempatan jalan atau kondisi jalan yang tidak mulus, pembangunan saluran air di sisi jalan Jalinsum juga rentan menyebabkan kemacetan, karena batu dan pasir banyak yang diletakkan di pinggir badan jalan.

Berdasarkan pantauan, hal itu mengakibatkan penyempitan tubuh jalan, seperti di ruas jalan Kalianda- Bakauheni.

Tanjakan di sejumlah titik Jalinsum merupakan faktor lain yang berpotensi menimbulkan kemacetan, seperti di tanjakan Bakauheni, Panjang, dan Tarahan.

Truk sarat muatan sangat sering mogok di tengah tanjakan, terutama di tanjakan Tarahan (Lampung Selatan), yang mengakibatkan arus lalu lintas menjadi macet.

Pemdaprov Lampung belum lama ini menyebutkan bahwa perbaikan Jalinsum akan selesai sebelum angkutan Lebaran digelar.

Angkutan Lebaran 2008 digelar mulai H-7 hingga H+7, yakni mulai Rabu (24/9) hingga Kamis (9/100.

Pemerintah Provinsi Lampung pada 2007 lalu menyebutkan bahwa 20 persen dari total panjang Jalan Lintas Sumatra (800 kilometer) mengalami kerusakan, yakni di ruas jalan lintas tengah, lintas timur, dan lintas barat.*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: